Metoda Resistivity dan Self Potential (SP) Well Logging Test Di Jakarta Timur

Bor Sumur V Town house, Kranggan Permai, Ganesha Residance, Bumi Eraska
March 7, 2022
Jasa Geolistrik & Well Logging di Kec. Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang
April 4, 2022

Metoda Resistivity dan Self Potential (SP) Well Logging Test Di Jakarta Timur

Pelaksanaan pengukuran pada penampang sumur bor ini dengan metoda resistivity dan self potential (SP). Metoda pengukurannya dapat diuraikan sebagai berikut:

Logging Test Sumur Di Jakarta

Tahanan Jenis (Resistivity)

Metoda ini digunakan untuk mengetahui kedudukan lapisan batuan yang berada di dalam lubang bor berdasarkan harga tahanan jenis setiap lapisan batuan di dalam sumur bor secara langsung, juga digunakan sebagai pembanding bagi pengukuran dengan menggunakan metoda lainnya, seperti Gamma Ray dan lain- lain.

Hasil pencatatan metoda ini untuk lapisan yang sama pada umumnya merupakan kebalikan dari hasil metoda gamma, artinya lapisan yang pada umumnya bertahanan jenis tinggi, mempunyai radiasi yang rendah, sedangkan lapisan lempung yang pada umumnya bertahanan jenis rendah mempunyai radiasi gamma yang tinggi.

Pada dasarnya metoda ini adalah sama dengan cara penyelidikan resistivity di permukaan tanah, perbedaannya terletak pada susunan elektroda- elektroda arus dan potensial dimana pada penampang sumur bor susunan elektroda berada dalam sumur yang terbuka (tidak tertutup pipa kesing).

Pengukuran dengan metoda ini dilakukan dari permukaan ke dasar sumur bor atau sebaliknya. Hasil pengukuran yang digunakan, dilakukan dari dasar ke permukaan sumur bor, karena memberikan hasil yang lebih sempurna. Satuan yang digunakan pada metoda ini adalah Ohm-meter.

II.1     Potensial Diri/Self Potential (SP)

Prinsip dari metoda ini adalah untuk mengetahui harga potensial yang ditimbulkan oleh batuan itu sendiri. Penyelidikan dengan menggunakan metoda ini adalah untuk membedakan akuifer-akuifer yang asin dan yang tawar. Hasil pengukuran dengan menggunakan metoda ini kemudian dibandingkan dengan hasil pengukuran tahanan jenis.

Apabila harga tahanan jenis tinggi sedangkan harga dari potensial diri ini menunjukkan kenaikan harga, maka kemungkinan besar akuifer tersebut mengandung kadar Cl yang tinggi. Jika harga tahanan jenis tinggi dan harga potensial diri menunjukkan penurunan harga, maka akuifer tersebut ditafsirkan sebagai air tawar.

Pengukuran dengan metoda ini dilakukan dari dasar ke permukaan sumur bor tanpa kesing dengan menggunakan satuan miliVolt.

Hasil pengukuran well logging sumur bor ini menghasilkan grafik-grafik tahanan jenis dan potensial diri sebagaimana yang tercantum di dalam lampiran. Penafsiran secara kualitatif dilaksanakan dengan membandingkan hasil pengukuran harga resistivity dan harga potensial diri, kemudian dibandingkan lagi dengan data litologi sumur bor.

Kedalaman (meter) Hasil Pengamatan Perkiraan Litologi  

Keterangan

SP

(mili Volt)

Resistivity (Ohm meter)
            0 – 5 Tanah Penutup  
 5 – 18 10 – 35 Pasir Lempungan             akuitar
18 – 48            50 – 100 Batu Pasir           akuifer
48 – 56 270 – 380 27 – 46 Lempung akuitar
56 – 60 220 – 300  50 – 65 Batu Pasir           akuifer

Sebagai kesimpulan dari hasil pengukuran well logging dengan menggunakan metoda resistivity dan potensial diri (SP) pada sumur bor ini adalah sebagai berikut:

  1. Pengukuran well logging telah memberikan gambaran tentang lapisan batuan terutama lapisan akuifer, sehingga didalam pemasangan saringan dapat dilakukan dengan lebih tepat dan
  2. Lapisan akuifer yang dapat disadap adalah pada kedalaman antara :

 

  1. 18 – 48 meter
  2. 50 – 60 meter
CV Indonesia Drilling
CV Indonesia Drilling
INDONESIA DRILLING Sumur Bor Dangkal 0-15 (Pompa Semi jet Pump ) Sumur Bor Semi Dalam / Jet Pump ( 0- 30 Meter ) Sumur Bor Dalam 50 - 150 meter (Deep Well) Sumur Resapan, Sumur Imbuhan Grounding Penangkal Petir Bore Hole Camera Strous Pile Pondasi Bore pile , Geolistrik, Logging Test Pumping Test ( Uji Pemompaan ) Perijinan Sumur Dalam (SIPPAT)

Leave a Reply

Call Now
Whatsapp